GUNUNGPRING – Novita Windaningrum, guru SMA Taruna Muhammadiyah Gunungpring, Kabupaten Magelang, terpilih sebagai salah satu dari lima pendidik terbaik dalam program SIKOLA Masterclass Arasoft. Atas
JAKARTA – SMP Muhammadiyah Plus Gunungpring (MPlus), Kabupaten Magelang, berhasil meraih 26 medali dalam ajang internasional Indonesia Inventors Day (IID) 2026, terdiri atas 6 medali
Gunungpring — Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Gunungpring menerima kunjungan PRM Wage, Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (3/10/2026). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya PRM Gunungpring untuk
MUNTILAN – SD Muhammadiyah Gunungpring kembali menorehkan prestasi dalam ajang MAPSI (Mata Pelajaran dan Seni Islami) 2026 Tingkat Kecamatan Muntilan. Dalam kompetisi tersebut, para siswa
MUNTILAN – SMA Taruna Muhammadiyah Gunungpring kembali menegaskan komitmennya dalam membentuk generasi penerus bangsa yang unggul melalui penyelenggaraan Pertemuan Wali Murid Tahun Pelajaran 2026/2027 secara daring melalui platform Zoom Meeting pada Sabtu, 26 September 2026. Mengusung tema “Menguatkan Sinergi, Menumbuhkan Karakter, Menyiapkan Masa Depan”, forum ini diselenggarakan untuk menyelaraskan visi serta memperkuat kolaborasi antara pihak sekolah, pengasuh asrama, dan para orang tua murid dalam mengawal proses pendidikan para taruna dan taruni. Rangkaian acara diawali pada pukul 09.00 WIB dengan persiapan teknis sebelum dibuka secara resmi oleh MC Amalia Siska Nur’aini, S.I.Kom., dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Garni Sriwangi, S.H., serta penyampaian khutbah atau iftitah oleh Fadhel Izanul Akbar, S.Pd., Gr. yang menekankan pentingnya pendalaman nilai-nilai keislaman dan pembentukan karakter dalam pendidikan ketarunaan. Dalam sambutannya, Kepala SMA Taruna Muhammadiyah Gunungpring, Dwi Ehwanto, S.Pd., M.Pd., Gr., menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas kepercayaan besar para orang tua yang telah menitipkan putra-putrinya di sekolah boarding ini. Beliau menegaskan bahwa kepercayaan tersebut merupakan amanah besar bagi sekolah. Memasuki Tahun Ajaran 2026/2027, seluruh taruna telah melintasi berbagai proses dinamis kehidupan asrama, pembelajaran, serta partisipasi aktif dalam peringatan kemerdekaan melalui penampilan Drumband TarunaMu. Beliau mengingatkan bahwa pencapaian cita-cita besar—seperti menjadi anggota TNI, Polri, masuk sekolah kedinasan, maupun perguruan tinggi negeri unggulan—membutuhkan proses panjang yang menguji kedisiplinan, karakter, dan ketahanan mental. Oleh karena itu, sinergi antara sekolah, asrama, dan orang tua menjadi kunci utama dalam mendampingi setiap tahapan proses tersebut. Pengarahan utama disampaikan oleh Penasihat Bidang Akademik dan Ketarunaan, Mayjen TNI (Purn.) Dr. Agus Winarna, S.I.P., M.Si., M.Tr., M.H., yang membedah secara mendalam tantangan mendidik Generasi Z di tengah era disrupsi digital yang sering kali memicu krisis moral, ketergantungan pada teknologi, serta ketahanan mental (resilience) yang rendah. Untuk menjawab tantangan tersebut, beliau menegaskan pentingnya penerapan konsep Sinergi Empat Pilar yang mengintegrasikan Sekolah (pamong, guru, dan pengasuh) sebagai motor penggerak akademik dan kesamaptaan; Orang Tua sebagai madrasah pertama dan jangkar emosional; Komite Sekolah sebagai jembatan aspirasi; serta PRM Gunungpring sebagai payung ideologi penjamin mutu Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Keseluruhan pilar ini harus berada dalam satu kesatuan pola pikir, pola sikap, dan pola tindak. Beliau juga menguraikan perubahan peta kompetensi seleksi nasional masa kini—baik Akmil, Akpol, Kedinasan, PTN melalui UTBK/TPS, hingga peluang Beasiswa LPDP berbasis STEM—yang menuntut kualifikasi akademik tinggi, penalaran logis, serta ketangguhan fisik dan mental. Beliau berpesan agar orang tua tetap menjaga kontinuitas kedisiplinan, ibadah, dan adab saat anak-anak berada di rumah ketika pesiar atau libur, serta selalu mengedepankan jalur tabayyun dan musyawarah keluarga jika menemui kendala. Setelah sesi pleno di ruang utama, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi interaktif pada masing-masing Breakout Room yang dihadiri oleh wali murid beserta wali kelas siang dan malam. Pada Room 1 (Fase E/Kelas X), pembahasan dipimpin oleh Tim Kesiswaan yang berfokus pada persiapan dan kesiapan taruna menuju Pembaretan, persiapan Upacara Tutup Pendidikan, permohonan izin dan doa restu orang tua, penulisan surat dari orang tua untuk taruna, penguatan komunikasi antara wali kelas, kesiswaan, asrama, dan orang tua, serta sosialisasi penggunaan kartu pelajar terintegrasi. Sementara itu, pada Room 2 (Fase F/Kelas XI), diskusi dipimpin oleh K. Adm. didampingi Tim Humas dengan narasumber Pak Fuad Aladdin Tour, yang memaparkan informasi terkait persiapan pelaksanaan taddabur alam. Adapun pada Room 3 (Fase F/Kelas XII), diskusi dipimpin oleh BK bersama Tim Kurikulum dengan tema utama TIMSES (Tim Sukses Kelas XII), yang membahas strategi pendampingan akademik dan non-akademik, persiapan menghadapi ujian dan kelulusan, pendampingan pilihan studi lanjut dan karier, serta penguatan komitmen bersama antara sekolah dan orang tua untuk mengantarkan taruna menuju masa depan mereka. Seluruh rangkaian acara diakhiri di masing-masing ruangan dengan penuh antusiasme. Dari keseluruhan rangkaian kegiatan ini, dapat disimpulkan bahwa tema “Menguatkan Sinergi, Menumbuhkan Karakter, Menyiapkan Masa Depan” menegaskan pentingnya penyatuan langkah antara sekolah, asrama, dan keluarga sebagai pilar utama pembentukan insan yang tidak hanya unggul secara akademik dan fisik, tetapi juga berakar kuat pada nilai-nilai keislaman, berkarakter mulia, berjiwa pemimpin, serta siap menjawab tantangan masa depan.
MAGELANG — SD Muhammadiyah Gunungpring melaksanakan Shalat Istisqa pada Sabtu, 26 September 2026, sebagai bentuk ikhtiar dan doa bersama untuk memohon turunnya hujan kepada Allah
Sawangan, 20 September 2026 — SD Muhammadiyah Gunungpring dan SMA Taruna Muhammadiyah Gunungpring (SMA TarunaMu) menunjukkan semangat dan kemampuan terbaik dalam ajang Bank Jateng Liga
Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Digitalisasi Pembelajaran MIPA Bilingual Region 5.