
BOROBUDUR — Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah membawa kebahagiaan tersendiri bagi masyarakat Dusun Butuh, Desa Candirejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang. Wilayah yang berada di kawasan pegunungan itu mendapat penyaluran hewan kurban dari Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Gunungpring bersama Unit Kantor Layanan (UKL) Lazismu Gunungpring.
Pada Sabtu (30/5/2026), warga bersama relawan Muhammadiyah melaksanakan penyembelihan satu ekor sapi dan 13 ekor kambing. Hewan tersebut merupakan bagian dari gerakan kurban warga Muhammadiyah Gunungpring yang pada Idul Adha tahun ini berhasil menghimpun 37 sapi dan 58 kambing.
Penyaluran ke Dusun Butuh dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerataan manfaat kurban. Sebab, tidak semua wilayah memiliki jumlah hewan kurban yang memadai setiap Idul Adha.
Sejak pagi, rombongan relawan berangkat dari kawasan Masjid Mujahidin Gunungpring menuju Dusun Butuh. Sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat digunakan untuk membawa personel serta kebutuhan pelaksanaan penyembelihan.
Kedatangan rombongan disambut masyarakat setempat. Warga kemudian bersama-sama mempersiapkan lokasi dan membantu berbagai tahapan pengelolaan hewan kurban.
Ketua PRM Gunungpring, Rahmat Abdul Gani, mengatakan penyaluran hewan kurban ke wilayah yang membutuhkan telah menjadi bagian dari agenda sosial yang terus dijalankan.
Menurutnya, semangat berkurban seharusnya tidak berhenti pada pelaksanaan penyembelihan. Lebih dari itu, distribusi manfaat perlu diarahkan agar masyarakat yang berada di wilayah dengan keterbatasan hewan kurban tetap dapat menikmati suasana Idul Adha.
“Kami ingin kebahagiaan Idul Adha dapat dirasakan secara merata. Karena itu, sebagian hewan kurban kami salurkan ke wilayah yang jumlah hewan kurbannya masih terbatas,” ujarnya.
Menjangkau Wilayah yang Minim Kurban
Ketua UKL Lazismu Gunungpring, Nur Dwi Cahyono, menjelaskan bahwa pemilihan Dusun Butuh sebagai salah satu lokasi penyaluran didasarkan pada kebutuhan masyarakat setempat.
Ia menyebut kondisi di Gunungpring relatif berbeda karena ketersediaan hewan kurban cukup banyak. Karena itu, sebagian hewan kurban dialihkan ke daerah yang membutuhkan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.
“Di Gunungpring, daging kurban sudah relatif melimpah. Kami ingin saudara-saudara kami di daerah lain juga merasakan nikmat dan kebahagiaan yang sama saat Idul Adha,” katanya.
Proses penyembelihan di Dusun Butuh melibatkan tim Jagalmu PCM Gunungpring. Para jagal muda Muhammadiyah tersebut bekerja bersama warga setempat dalam menangani seluruh tahapan, mulai dari penyembelihan, pengulitan, pemotongan hingga pengemasan daging.
Keterlibatan tim Jagalmu juga menjadi bagian dari penguatan kapasitas kader muda Muhammadiyah dalam bidang penyembelihan hewan kurban. Sebelum diterjunkan, mereka telah memperoleh pelatihan terkait teknik penyembelihan dan pelaksanaan di lapangan.
Pelatih Jagalmu Muhammadiyah Kabupaten Magelang, Sujito, mengatakan kegiatan tersebut memiliki dua manfaat sekaligus, yakni sebagai sarana praktik keterampilan dan bentuk pengabdian kepada masyarakat.
“Kegiatan ini menjadi sarana praktik sekaligus pengabdian bagi para anggota Jagalmu. Mereka tidak hanya belajar teknik penyembelihan, tetapi juga melayani masyarakat dengan semangat dakwah sosial,” jelasnya.
286 Warga Menerima Manfaat
Program kurban tersebut mendapat apresiasi dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Borobudur. Ketua PCM Borobudur, Haryono, menilai kepedulian terhadap masyarakat di wilayah yang relatif sulit dijangkau merupakan bentuk nyata dari semangat berbagi.
Menurutnya, kehadiran program tersebut sangat berarti bagi warga Dusun Butuh, khususnya karena pelaksanaan kurban di wilayah tersebut masih menghadapi keterbatasan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada warga Dusun Butuh,” ujarnya.
Sebanyak 286 warga tercatat menerima manfaat dari pembagian daging kurban. Dusun Butuh sendiri berada di kawasan pegunungan dengan ketinggian sekitar 800 meter di atas permukaan laut.
Bagi masyarakat setempat, kedatangan rombongan pembawa hewan kurban bukan sekadar agenda tahunan. Program tersebut menjadi kesempatan bagi warga untuk bersama-sama merasakan kegembiraan Idul Adha.
Ketua Takmir Masjid Baitussolihin Dusun Butuh, Hermanto, menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, masyarakat sangat terbantu. Bantuan ini memberikan kebahagiaan sekaligus mempererat hubungan persaudaraan antarumat Islam,” tuturnya.
Kegiatan kurban di Dusun Butuh sekaligus memperlihatkan bahwa semangat berbagi dapat menembus batas wilayah. Kolaborasi PRM Gunungpring dan UKL Lazismu Gunungpring menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana ibadah kurban dapat dikembangkan menjadi gerakan sosial yang manfaatnya menjangkau masyarakat di wilayah yang membutuhkan.
Dengan distribusi yang diarahkan ke daerah minim kurban, semangat Idul Adha tidak hanya hadir dalam bentuk daging yang dibagikan, tetapi juga melalui tumbuhnya kepedulian, gotong royong, dan persaudaraan di tengah masyarakat.
Nurul Abadi










