
Muntilan, Kepedulian terhadap sesama terus dipupuk sejak dini di lingkungan SD Muhammadiyah Gunungpring. Sekolah dasar Islam berprestasi ini sukses menggelar aksi penggalangan dana bertajuk “Donasi Peduli NTT” untuk membantu para korban bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur. Aksi yang berlangsung dari tanggal 19 hingga 29 Agustus 2026 tersebut berhasil mengumpulkan dana istimewa sebesar Rp 15.620.000,-.

Pawai Kostum dan Kreasi Sampah Mencuri Perhatian
Aksi penggalangan dana ini tidak hanya dilakukan secara konvensional, tetapi dikemas dalam konsep yang unik dan menarik perhatian masyarakat. Dalam sebuah pawai yang diadakan di jalanan Muntilan, para partisipan, yang terdiri dari orang tua siswa dan guru, tampil totalitas.
Salah satu daya tarik utama adalah partisipan yang mengenakan kostum karnaval megah berwarna emas dan putih, lengkap dengan sayap besar berornamen emas. Kreativitas tanpa batas juga ditunjukkan oleh partisipan lain yang mengenakan topi caping yang dihiasi dengan bungkusan-bungkusan kecil berlapis daun pisang, serta ada yang memakai topi dari anyaman bambu dengan hiasan kelopak bunga hijau dari kain bekas. Aksi ini menjadi tontonan menarik yang sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya kepedulian.
Edukasi Berbagi Sejak Dini
Keterlibatan siswa juga menjadi poin penting dalam aksi ini. Beberapa siswa, dengan kostum kreatif seperti topi anyaman bambu dengan hiasan hijau dan pakaian adat, turut serta membagikan brosur ajakan berdonasi kepada warga di sepanjang rute pawai. Aksi ini berhasil menarik simpati masyarakat, baik orang dewasa maupun anak-anak, yang dengan antusias menerima brosur dan bertanya tentang penggalangan dana tersebut.

“Melalui aksi ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai empati dan kepedulian pada diri anak-anak sejak usia sekolah dasar. Kami juga ingin menunjukkan bahwa kreativitas bisa menjadi sarana yang efektif untuk menggerakkan masyarakat dalam kebaikan,” ujar perwakilan SD Muhammadiyah Gunungpring.

Penyaluran Melalui LazisMu
Seluruh dana yang terkumpul, yaitu sebesar Rp 15.620.000,-, telah disalurkan secara resmi melalui lembaga zakat, infak, dan sedekah terpercaya, LazisMu UKL Gunungpring. Penyerahan secara simbolis telah dilakukan oleh pihak sekolah kepada perwakilan LazisMu pada sebuah acara resmi di lingkungan sekolah, yang turut disaksikan oleh para siswa.
Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Gunungpring menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh wali murid, siswa, dan guru yang telah berpartisipasi dan menyisihkan sebagian rezekinya. “Alhamdulillah, donasi yang terkumpul mencapai jumlah yang luar biasa. Terima kasih atas partisipasi dan keikhlasan semuanya. Semoga donasi ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana gempa di NTT, dan menjadi amal jariyah yang berlipat ganda dari Allah SWT,” harapnya.

Aksi inspiratif dari SD Muhammadiyah Gunungpring ini menunjukkan bahwa kepedulian dan kreativitas dapat bersinergi untuk menciptakan dampak positif bagi masyarakat, sekaligus menjadi teladan bagi sekolah-sekolah lain dalam menanamkan nilai-nilai humanis pada generasi muda.










