<Iklan 160x600

Tiga Utusan PRM Gunungpring Ikuti TOT SECARA di PCM Rawamangun Jakarta

Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Gunungpring mengirim tiga utusan untuk mengikuti Training of Trainer (TOT) SECARA yang diselenggarakan di lingkungan PCM Rawamangun, Jakarta, pada Sabtu–Senin, 22–24

Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Gunungpring mengirim tiga utusan untuk mengikuti Training of Trainer (TOT) SECARA yang diselenggarakan di lingkungan PCM Rawamangun, Jakarta, pada Sabtu–Senin, 22–24 Agustus 2026.

Ketiga utusan tersebut adalah Alif Mubarak, Bayu Ardi Novianto, dan M. Azka Nazimuddin. Keikutsertaan mereka menjadi bagian dari upaya PRM Gunungpring untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat pengembangan program Sekolah Cabang dan Ranting (SECARA) di tingkat ranting.

Kegiatan TOT SECARA berlangsung selama tiga hari dengan rangkaian materi, simulasi, diskusi, dan praktik. Pada hari pertama, peserta mendapatkan orientasi mengenai tujuan dan mekanisme SECARA, dilanjutkan dengan materi Muhammadiyah Akar Rumput yang membahas pentingnya peran Cabang dan Ranting serta strategi meningkatkan kebermanfaatan Muhammadiyah di tengah masyarakat. Peserta kemudian mengikuti sesi bedah kurikulum SECARA, profil peserta, serta pemetaan kebutuhan Cabang dan Ranting.

Memasuki hari kedua, pembelajaran semakin diarahkan pada kemampuan praktis. Peserta mendapatkan materi Talents Mapping SDM Cabang-Ranting, teknik fasilitasi dan pengelolaan pelatihan, hingga penyusunan Manual Acara, TOR materi, dan bahan pembelajaran SECARA. Materi tersebut dilengkapi dengan simulasi dan latihan agar peserta memiliki kemampuan untuk mengembangkan pelatihan SECARA di wilayah masing-masing.

Salah satu sesi penting dalam kegiatan tersebut adalah Formula Kemakmuran Cabang-Ranting. Sesi ini menghadirkan praktik baik dari sejumlah Cabang dan Ranting Muhammadiyah, termasuk PRM Gunungpring. Dalam sesi tersebut, PRM Gunungpring diwakili H. Imron Rosidi untuk berbagi pengalaman bersama PRM Gading dan PCM Rawamangun.

Diskusi tersebut mengangkat tiga topik utama yang menjadi perhatian dalam membangun keunggulan Cabang dan Ranting, yaitu penguatan ekonomi berbasis jamaah, penguatan jamaah, serta pengelolaan Cabang-Ranting secara profesional. Kehadiran PRM Gunungpring sebagai salah satu narasumber praktik baik menunjukkan adanya pengalaman pengelolaan ranting yang dapat menjadi bahan pembelajaran bagi peserta dari berbagai wilayah.

Selain mendapatkan materi, peserta juga ditantang untuk menyusun desain pelatihan SECARA dan mempresentasikannya di hadapan fasilitator. Kegiatan ini menjadi ruang bagi peserta untuk mengolah pengetahuan yang diperoleh menjadi rancangan program yang dapat diterapkan di Cabang maupun Ranting masing-masing.

Rangkaian TOT SECARA kemudian ditutup pada Senin, 24 Agustus 2026 melalui sesi refleksi bersama, pembacaan komitmen peserta, doa penutup, serta agenda teknis. Peserta juga mengikuti kunjungan showcase keunggulan PCM Rawamangun, Ranting Kayu Putih, dan Masjid As Sudairi sebagai bagian dari kegiatan benchmarking.

Bagi PRM Gunungpring, keikutsertaan dalam TOT SECARA tidak hanya menjadi kesempatan untuk meningkatkan kompetensi kader, tetapi juga menjadi ruang untuk belajar dari praktik pengelolaan Cabang dan Ranting Muhammadiyah di daerah lain. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan kembali di Gunungpring untuk memperkuat kaderisasi, pengembangan jamaah, pengelolaan organisasi, serta peningkatan kebermanfaatan Muhammadiyah bagi masyarakat.

Keikutsertaan utusan PRM Gunungpring sekaligus menegaskan komitmen PRM Gunungpring untuk terus mengembangkan kapasitas kader dan mengambil bagian dalam gerakan penguatan Cabang dan Ranting Muhammadiyah. Melalui SECARA, pengalaman baik yang telah tumbuh di berbagai Ranting diharapkan dapat terus dibagikan, dikembangkan, dan direplikasi untuk melahirkan Cabang dan Ranting Muhammadiyah yang semakin aktif, profesional, dan berdampak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

<Iklan 160x600